Monthly Archives: August 2008

Sambil searching-searching nyariin tugas Pleading International Law, eh malah nyasar ke Group Discussions di Friendster.

Subject terbaru yang sedang diributin sama anak-anak sih soal mantan guru yang ( katanya ) homo.

Gw sih nggak ikut nimbrung di group itu, sekedar jadi silent reader aja. Menurut gw, kadang orang-orang bisa dibilang sangat ANTI dengan yang namanya homoseks / pecinta sejenis. Padahal kalau emang benar-benar mau meresapi kenyataan yang ada, they do exist.

 

Kadang gw nggak setuju sama cap yang diberikan oleh masyarakat kepada kaum homo. Gw tidak pernah bermaksud mau membela atau membenarkan orientasi seksual mereka yang agak berbeda. Tapi, sepertinya akan salah alamat kalau segala sesuatu yang buruk selalu dikaitkan dengan mereka.

Toh, kalau ditanyakan apakah mereka mau menjadi seperti itu tentu jawabannya tidak kan ? Rasanya gila kalau seseorang dengan “sengaja” atau karena “keren-kerenan” saja akhirnya masuk ke dalam kategori yang kurang lazim itu. Pasti mereka memiliki sesuatu yang orang lain tidak tau. Khususnya orang yang berorientasi seks heteroseksual. Kita tidak akan pernah tau bagaimana rasanya memiliki ketertarikan yang LEBIH terhadap sesama jenis dibandingkan dengan ketertarikan terhadap lawan jenis.

 

Karena itu, baiknya kita mencoba mengerti dan tidak terus mengucilkan orang-orang yang memang ‘agak’ berbeda dari orang kebanyakan tersebut. Apapun yang ingin kita katakan, they really exist and will remain so. Kenapa kita tidak mencoba sedikit cuek terhadap urusan pribadi orang lain yang tidak perlu kita ketahui. Dengan bersikap cuek dan memberikan privasi pada mereka, pasti kita tidak akan terus memberikan stereotipe yang buruk terhadap mereka. :)

Akhirnya, lewat juga satu rintangan yang cukup berat di semester 6 ini.

LEGA! Cuma kata itu yang bisa mendeskripsikan perasaan gw setelah menjalani sidang Kerja Praktek beberapa hari yang lalu. Setelah lebih kurang dua bulan terakhir ini gw benar-benar konsen di KP gw ( yang seharusnya sudah fokus sejak 4 bulan lalu ).

 

Well, terlepas dari apapun hambatan dan kendala yang terjadi selama dan menjelang sidang KP ini gw cukup puas dengan hasilnya. I’m not the best, but I’d done my best.

Saat ini tinggal satu rintangan lagi, Ujian Akhir Semester, yang akan menutup semester 6 ini dengan manisnya. Setelah libur, bakal mulai sibuk nyusun Skripsi. Inilah ujian paling berat dari segala ujian yang berat. Mudah-mudahan akan bisa maksimal di Skripsi ini. Karena sifatnya yang SANGAT menentukan, Skripsi ini benar-benar membuat gw jadi cepat2 membuat planning secara kasar mulai dari sekarang.

 

Kerjaan di kantor juga so far so good. Memang masih ada banyak hal yang mesti diperbaiki dan ditingkatkan jadi lebih baik lagi. Yah, minimal untuk saat ini lolos dari rintangan jugalah. Tadi sore gw dapat kabar kalau project yang gw handle sejak baru masuk di kantor baru ini ( sejak sekitar 3 bulan lalu ) membuahkan hasil yang tidak begitu buruk. Sukurlah, jadi ceritanya bisa survive gitu.

 

Padahal tadinya seorang rekan yang cukup tinggi jabatannya di kantor, kerapkali mewanti-wanti agar project ini HARUS BERHASIL. Tidak boleh gagal! Soal goal yang sudah terealisasi ini sih belum diketahui beliau. Jadi mau tau gimana reaksinya besok. :)